Bentang Alam - Kenampakan Alam Indonesia

Bentang Alam - Kenampakan Alam Indonesia

Kenampakan alam merupakan segala sesuatu yang berada di alam serta proses terbentuknya oleh peristiwa alam. Secara visual, kenampakan alam yang dapat kita saksikan di alam ini adalah yang ada di permukaan bumi. Ketampakan alam dikenal juga dengan sebutan bentang alam. Indonesia dengang dataran membentang dari Sabang hingga Merauke, memiliki karakteristik bentang alam yang berbeda-beda di setiap wilayah.

Bentang Alam - Kenampakan Alam Indonesia
Bentang Alam Pegunungan

Permukaan bumi terdiri dari daratan dan perairan. Di bagian daratan terdapat berbagai macam bentangan alam, antara lain gunung, pegunungan, dataran rendah, dataran tinggi dan pantai. Sedangkan bentangan alam di bagian perairan berupa sungai, danau, selat, laut dan samudra.

Secara umum manfaat kenampakan alam wilayah daratan adalah sebagai berikut:

Bentang Alam - Gunung

Dilihat dari keaktifannya, gunung terdiri dari dua macam, yaitu gunung berapi  dan gunung tidak berapi atau gunung mati. Proses terbentuknya gunung berapi tersusun dari tumpukan material yang berasal dari dalam perut bumi. Pada gunung berapi yang masih aktif, gejala yang dapat kita ukur dan kita rasakan adalah munculnya gempa vulkanik, timbulnya ledakan,atau terjadinya erupsi

Kegiatan gunung berapi diawasi oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Lembaga  ini memiliki alat pencatat gempa bumi yang disebut seismograf.

Tugas dan Fungsi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.


Secara umum, Tugas dari PVMBG adalah melaksanakan penelitian, penyelidikan, perekayasaan dan pelayanan di bidang vulkanologi dan mitigasi bencana geologi.

Fungsi
 Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi 
  1. Menyiapkan penyusunan kebijakan teknis, norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta rencana dan program di bidang vulkanologi dan mitigasi bencana geologi;
  2. Melaksanakan penelitian, penyelidikan, perekayasaan, pemetaan tematik dan analisis risiko bencana geologi, serta peringatan dini aktivitas gunungapi dan potensi gerakan tanah dan pemberian rekomendasi teknis mitigasi bencana geologi;
  3. Melakukan pembinaan jabatan fungsional pengamat gunung api;
  4. Melakukan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan penelitian, penyelidikan, perekayasaan, pemetaan tematik dan analisis risiko bencana geologi, serta peringatan dini aktivitas gunungapi dan potensi gerakan tanah dan pemberian rekomendasi teknis mitigasi bencana geologi; dan
  5. Pelaksanaan administrasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.


Bentuk gunung api

Dilihat dari bentuknya, gunung api memiliki bentuk sebagai berikut:
  • gunung api kerucut (Strato), 
  • gunung api landai (Maar)
  • gunung api perisai (tameng). 

Bentuk gunung yang berbeda beda ini dipengaruhi oleh letak dapur magma dan sifat magma yang keluar dari perut bumi.

Manfaat gunung

Dengan adanya gunung, maka kita dapat memperoleh bermacam-macam manfaat di antaranya:

  • Sebagai tempat rekreasi,
  • Material letusan gunung api dalam waktu lama dapat menyuburkan tanah, pasimya dapat untuk bahan bangunan, 
  • Gunung sebagai pengatur iklim dan penyimpan air, serta keluarnya magma menyebabkan 
  • terangkatnya barang tambang ke muka bumi.
Salah satu gunung api di Indonesia yang sering meletus adalah Gunung Merapi di Jawa Tengah, dan Gunung Sinabung di Sumatera Utara.

Bentang Alam - Pegunungan

Pegunungan merupakan daratan yang tercipta menyerupai gulungan gelombang yang luas. memanjang dan tinggi. Pegunungan pada awalnya terbentuk oleh gerakan pergeseran kulit bumi. Gerakan ini adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Pegunungan biasanya memiliki ketinggian 700 meter atau lebih di atas permukaan ar laut. Daerah pegunungan umunya memiliki udara yang sejuk d menyegarkan.

Pegunungan memberikan manfaat untuk manusia di antaranya:
  • Iklim pegunungan cocok untuk usaha perkebunan bunga, sayuran dan tanaman industri, 
  • Memiliki pemandangan indah dan hawa yang menyegarkan sehingga cocok sebagai tempat peristirahatan, camping, dan wisata alam, 
  • Tempat yang sesuai untuk tumbuhnya pepohonan yang menjadi rumah dan tempat perlindungan hewan dan tumbuhan agar tidak punah


Bentang Alam - Dataran Rendah

Dataran rendah merupakan kawasan yang relatif datar, dengan ketinggian kurang dari 500 meter di atas permukaan laut. Daerah dataran rendah umumnya memiliki banyak aliran sungai dan dilingkupi oleh udara yang panas. Dataran rendah juga merupakan kawasan yang sesuai untuk lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan tebu atau kelapa.

Bentang Alam - Dataran Tinggi

Dataran tinggi merupakan kawasan yang memiliki kontur tanah yang relatif datar, dengan ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi umumnya dilingkupi udara yang sejuk dan dingin. Dataran tinggi terbentuk karena desakan energi yang muncul dari dalam bumi.
Daerah dataran tinggi umumnya dimanfaatkan sebagai tempat peristirahatan dan lahan perkebunan tanaman industri, misalnya bunga, sayuran. dan sebagainya.

Bentang Alam - Pantai

Pantai merupakan daratan yang berada di tepi laut. Pantai memiliki bentuk landai dan ada juga yang memiliki bentuk terjal. Bentuk daratan Pantai dipengaruhi oleh gerakan air laut seperti gelombang pasang dan arus.

Pantai yang memiliki kontur landai umumnya dimanfaatkan antara lain sebagai berikut:

  • Tempat budidaya ikan bandeng dan tambak udang seperti di kawasan  Pantai Utara Jawa
  • Tempat rekreasi, olahraga atau objek wisata, contohnya Pantai Triangulasi di Banyuwangi dan Pantai Kuta di Bali, 
  • Tempat tambatan perahu-perahu nelayan, contohnya pantai Pacitan di Jawa Timur dan pantai Ayah di Jawa Tengah.
Pantai dengan kontur terjal atau curam biasanya di situ terdapat goa-goa yang dihuni oleh kawanan burung walet. Penduduk setempat mengambil sarang burung walet  dan memanfaatkannya sebagai bahan makanan atau obat-obatan. Contohnya di Pantai Karangbolong. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 81.000 kilometer.

Bentang Alam - Sungai

Sungai merupakan airan air yang mengalir dari hulu ke hilir di sepanjang daratan. Hulu sungai  bermula dari daerah pegunungan, mengalir menuju tempat yang lebih rendah, kemudian bermuara di lautan atau danau. Semakin dekat ke arah muara, luas permukaan sungai makin melebar. 

Sungai memberikan manfaat untuk masyarakat di sekitarnya,  antara lain:
  • Suplai irigasi pengairan sawah,
  • Tempat mencari ikan untuk kemudian dijual dan memberikan manfaat ekonomi masyarakat
  • Sebagai prasarana transportasi dan perdagangan/pasar terapung,
  • Debit airnya dapat digunakan untuk menjalankan generator pembangkit listrik tenaga air atau pembangkit listrik mikro hidro.
Bendungan Panglima Besar Sudirman di Banjarnegara  memanfaatkan debit sungai Serayu untuk dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), maka kebutuhan listrik, dapat terpenuhi dan pembangunan di daerah sekitarnya semakin maju.

Bentang Alam - Danau

Danau merupakan cekungan yang berada di daratan dan terisi oleh air. Pada umumnya kapasitas air danau relatif tinggi.

Danau terdiri dari dua macam, jika dilihat berdasarkan proses terbentuknya  yaitu:

  • danau buatan 
  • danau alam.
Danau buatan merupakan danau yang dibuat oleh manusia dengan cara membendung aliran sungai. Danau buatan sering disebut situ atau waduk

Danau alam merupakan danau yang proses terbentuknya diakibatkan oleh peristiwa alam, seperti  letusan gunung api, gerakan kulit bumi, dan pelarutan batuan kapur oleh air hujan. Telaga, rawa, atau paya-paya merupakan danau yang berukuran relatif kecil 

Danau atau waduk  memiliki berbagai macam manfaat untuk masyarakat, antara lain:
  • Mengendalikan banjir dengan menampung air hujan yang berlebihan
  • Mengairi sawah dan industri,
  • tempat budidaya dan penangkapan ikan 
  • Tempat rekreasi dan olahraga air  

Bentang Alam - Selat

Selat merupakan perairan yang membentang di antara satu pulau dengan pulau yang lain. Selat memiliki kedalamannya berkisar antara 200 meter hingga 1.000 meter. 

Selat bermanfaat sebagai jalur angkutan antar pulau, dengan menggunakan kapal feri yang dapat menampung penumpang dalam kapasitas banyak beserta kendaraan.

Beberapa selat di wilayah Indonesia antara lain: 
  • selat Sunda, membentang di antara pulau Jawa dan Sumatera,
  • selat Karimata, membentang di antara pulau Sumatera dan Kalimantan,
  • selat Makasar, membentang di antara pulau Kalimantan dan Sulawesi,
  • selat Bali, membentang di antara pulau Jawa dan Bali, 
  • selat Alas, membentang di antara pulau Lombok dan Sumbawa.

Bentang Alam - Laut

Laut memiliki kedalaman hingga 1.000 meter atau lebih. Sedangkan kedalaman laut tepi antara 0 meter sampai 200 meter Air  laut memiliki rasa asin karena mengandung garam. 

Di dalam laut terdapat banyak kehidupan, antara lain tumbuhan laut, kerang, dan berjenis-jenis ikan. Laut di Indonesia sangat luas, melebihi luas daratannya. Dua per tiga (2/3) wilayah Indonesia berupa laut atau perairan.  

Laut memberikan manfaat bagi kehidupan manusia antara lain:
  • laut memiliki peran penting dalam tumbuhnya awan hujan dan pengatur iklim,
  • air laut dapat dikeringkan dan dimanfaatkan menjadi garam, contohnya di Sumenep Madura,
  • terdapat berbagai macam jenis ikan serta rumput laut yang dapat kita tangkap untuk diolah  menjadi makanan dan obat- obatan, 
  • laut juga dimanfaatkan untuk olahraga air, jalur transportasi, dan lain sebagainya.

Samudra

Samudra merupakan perairan yang luasnya melebihi luas laut. Samudera memiliki kedalaman lebih dari 1.000 meter. Wilayah Indonesia berada di antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Posisi wilayah Indonesia yang strategis ini memberikan manfaat ekonomi terhadap negara, karena berada pada jalur pelayaran internasional

0 Response to "Bentang Alam - Kenampakan Alam Indonesia"

Post a Comment

9 Kecerdasan Burung Merpati Yang Sangat Mengagumkan

Burung Merpati merupakan burung yang paling cerdas di antara burung-burung yang lain. Berdasarkan penelitian yang dilakukan University of Mo...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel