Gravity Hill, Efek Anti Gravitasi di Beberapa Negara, Salah Satunya di Gunung Kelud, Indonesia

Efek anti gravitasi atau dikenal juga dengan Gravity Hill dan Magnetic Hill adalah fenomena alam yang bisa ditemukan di berbagai belahan dunia. Jumlahnya diprediksi mencapai ratusan. Di lokasi Gravity Hill, sebuah mobil yang dimatikan mesinnya dan dilepas remnya akan berjalan sendiri meski jalannya menanjak, sehingga seolah-olah mobil tersebut melawan gaya gravitasi atau tertarik oleh gaya magnet yang misterius. Di daerah pegunungan di Skotlandia, bahkan ditemukan air sungai yang tampak mengalir ke dataran yang lebih tinggi. Apakah penyebab fenomena alam yang unik ini?

Gravity Hill di Jalan MIsteri Gunung Kelud


Pada awalnya, fenomena ini dianggap sebagai sesuatu yang ajaib dan berbau supranatural. Namun setelah dilakukan penelitian ilmiah disimpulkan bahwa fenomena tersebut adalah sebuah ilusi visual yang disebabkan oleh cakrawala atau landscape yang terdistorsi. Akibat distorsi cakrawala itu indera kita tertipu oleh kondisi lingkungan sekitar (termasuk formasi pohon, lereng bukit, dan horizon) yang mendukung ilusi ini, sehingga orang yang sedang bersepeda terlihat seolah-olah bergerak menanjak padahal sebenarnya jalan menurun

Fenomena Gravity Hill sebenarnya tidak berbeda jauh dengan bola yang menggelinding ke atas di Mystery Spot. Hanya saja Gravity Hill terjadi secara alami tanpa ada rekayasa manusia.

Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Brock Weiss, seorang fisikawan dari Pennsylvania State University, USA dengan mengunakan GPS diperoleh bahwa elevasi di lokasi awal lebih tinggi daripada elevasi di lokasi akhir. Pada tahun 2006, tim peneliti IIG (Independent Investigation Group) mengadakan penelitian di lokasi Gravity Hill di perbukitan Los Angeles utara. Penelitian tersebut dilakukan dengan beberapa metode, di antaranya dengan menghitung tingkat kemiringan tanah dengan mengunakan string, air dan laser, Hasil dari penelitian diperoleh bahwa kemiringan memiliki sudut 2,2 atau naik per 100 meter.

Menurut Richard Gregory, fenomena Gravity Hill atau efek 'anti gravitasl' bisa juga dijelaskan dengan prinsip ilusi optik pada ruangan Ames (Ames Room). Dalam ruangan Ames yang berbentuk trapesium dan dengan setting tertentu, sebuah bola akan terlihat menggelinding ke permukaan yang lebih tinggi.

Daftar lokasi fenomena Gravity Hill di berbagai negara

  • Helena, Arkansas, USA
  • Sylacauga, Alabama, USA
  • La Jolla, California, USA
  • Cumming, Georgia, USA
  • Mooresville, Indiana, USA
  • Greenfield, Massachusetts, USA
  • Burkitsville, Maryland, USA
  • Franklin Lakes, New Jersey, USA
  • Salt Lake City, Utah, USA
  • Chartierville, Quebec, Kanada
  • Gunung Penteli, Athena, Yunani
  • Gunung Halla, pulau Cheju, Korea Selatan
  • Jalan pantai barat Lisbon, Portugal
  • Colli Albani, Frascati, Italia
  • Gunung Victoria, Australia
  • Teluk Croy, Ayeshire, Skotlandia
  • McKee Road,  Kanada
  • Neepawa, Manitoba, Kanada
  • Moncton, New Brunswick, Kanada
  • Jabal Magnet, Madinah, Saudi Arabia
  • Gunung Kelud, Indonesia
  • Salalah, Oman
  • Leh, India
Nah di bawah ini adalah video fenomena gravity hill di Jalan Misteri, kawasan wisata Gunung Kelud, Kediri yang saya rekam sendiri, silahkan di tonton videonya 😊


Belum ada Komentar untuk "Gravity Hill, Efek Anti Gravitasi di Beberapa Negara, Salah Satunya di Gunung Kelud, Indonesia"

Posting Komentar

10 Negara Terbaik Di Dunia untuk Ditinggali berdasarkan Fasilitas Pendidikan, Layanan Sosial, Kesehatan, Tata Kelola dan Kebebasan Berekspresi

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institut Legatum pada tahun 2018, Norwegia merupakan negara terbaik untuk ditempati. Kemudian ...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel