Bahan dan Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Dengan Standar WHO

Merebaknya pandemi Corona menimbulkan kepanikan luar biasa di masyarakat. Masyarakat berlomba untuk mengamankan diri sendiri agar tidak terpapar virus Corona Covid-19. Di beberapa artikel sebelunya saya juga sudah bahas, bagaimana harga masker bisa melonjak harganya hingga belasan kali lipat akibat virus Corona. Menyusul kemudian diikuti kenaikan harga jahe merah yang konon dapat menangkal virus Corona. Harga disinfectan juga ikut naik akibat merebaknya virus Corona ini.

Menyikapi langkanya dan mahalnya harga cairan disinfectan, atau termasuk dalam hal ini hand sanitizer, WHO telah merilis cara membuat sendiri hand sanitizer yang ampuh untuk kita praktekkan di rumah. Berikut caranya.

Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Dengan Standar WHO

Baca juga: Microlife FR1DZ1, Non Contact Forehead Thermometer, Thermal Gun Paling Akurat Buatan Switzerland

Bahan yang diperlukan untuk membuat hand sanitizer:

Formula I:
Bahan yang diperlukan

  • Ethanol 96% sebanyak 833 ml
  • Gliserin 98%  sebanyak 14,5 ml
  • Hidrogen peroksida 3% sebanyak 41,7 ml
  • 1 liter Air suling steril/ air distilasi, 


Formula II

  • Bahan yang diperlukan:
  • Isopropil alkohol 99,8%  sebanyak 751,5 ml
  • Gliserin 98% sebanyak 14,5 ml
  • Hidrogen peroksida 3% sebanyak 41,7 ml
  • 1 liter air suling steril/ air distilasi 


Catatan: Air distilasi bisa menggunakan air aquades dengan membeli di apotik, air murni untuk accu mobil,  air buangan kondensor/ outdoor AC atau air yang sudah direbus dan didinginkan.

Alat-alat yang diperlukan

Untuk membuat sendiri hand sanitizer diperlukan beberapa peralatan seperti berikut ini:
  • Gelas ukur
  • Corong
  • Botol atau gelas labu 1 liter
  • Botol kecil untuk menyimpan cairan hand sanitizer.

Cara membuat hand sanitizer

Seperti dikutip dari laman liputan6.com, berikut ini tahapan cara membuat sendiri hand sanitizer;

  1. Ukur formulasi sesuai takaran yang dibutuhkan dengan gelas ukur. Anda bisa memilih untuk menggunakan isopropil alkohol, atau memilih menggunakan formulasi berbahan dasar ethanol 
  2. Masukkan ethanol atau isopropil ke dalam botol atau gelas labu.
  3. Campurkan hidrogen peroksida ke dalam botol atau gelas labu.
  4. Kemudian masukkan gliserin. Gliserin bersifat sangat lengket dan kental, jadi pastikan gliserin tidak ada yang tertinggal di dalam gelas ukur. Anda bisa menggunakan sedikit air distilasi untuk membilas gliserin dalam gelas ukur.
  5. Setelah bahan tercampur menjadi satu di dalam botol, masukkan 1 liter air distilasi. Tutup botol agar alkohol tidak menguap.
  6. Campurkan semua bahan dengan cara mengocok botol atau gelas labu dengan perlahan hingga ketiga bahan tercampur dengan rata.
  7. Setelah hand sanitizer tercampur rata, masukkan cairan ini ke botol-botol yang lebih kecil untuk mempermudah penyimpanan.
  8. Simpan botol-botol ini selama kurang lebih 72 jam untuk menghindari kontaminasi dari botol.
  9. Hand sanitizer sudah siap digunakan.


Manfaat bahan pembuat hand sanitizer

Ethanol

Ethanol, atau orang awam menyebutnya sebagai alkohol saja, biasa menjadi bahan utama dalam minuman beralkohol seperti bir, anggur atau brendi. Sifatnya yang mudah larut dalam air dan senyawa organik lainnya, menjadikan etanol sebagai bahan dalam pembuatan berbagai produk, dari produk perawatan pribadi dan kecantikan hingga cat dan pernis.

Dengan konsentrasi tepat, etanol dapat menembus membran sel bakteri atau virus dan menghancurkannya. Jauhkan ethanol dari sumber api karena sifatnya yang mudah terbakar.

Isopropil alkohol

Isopropil alkohol merupakan jenis alkohol yang biasa ditemui di apotek. Isopropil alkohol dinilai lebih ampuh membunuh mikroorganisme dibanding ethanol. Isopropil alkohol untuk antiseptik biasanya harus memenuhi kadar 50-95%.

Isopropil alkohol juga mudah terbakar. Selain itu, alkohol ini jauh lebih mengiritasi kulit jika digunakan berlebihan.

Gliserin

Gliserin atau Gliserol adalah senyawa gliserida yang paling sederhana. Gliserin dalam pembuatan hand sanitizer berguna untuk membuat alkohol lebih mudah diaplikasikan pada kulit. Gliserin juga berguna melembapkan kulit dan mencegah iritasi kulit akibat alkohol.

Hidrogen peroksida

Hidrogen peroksida adalah cairan bening, agak lebih kental daripada air, yang merupakan oksidator kuat. Hidrogen peroksida berperan sebagai zat antiseptik seperti alkohol dalam hand sanitizer. Zat ini digunakan untuk mengentikan pertumbuhan mikroba yang dapat berkembang di cairan hand sanitizer.

Belum ada Komentar untuk "Bahan dan Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Dengan Standar WHO"

Posting Komentar

Kejiwaan Terganggu, Inilah Dampak Negatif Internet Bagi Anak dan Remaja

Saat ini, Internet bukan suatu hal yang sulit diakses, dengan teknologi 5G yang membuat kecepatannya semakin meningkat. Karena saking mudahn...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel