Blog ini disponsori oleh :

Niagahoster : Bangun websitemu dari sekarang ! Gratis Domain dan SSL, Diskon Sampai 75% 

Seberapa cerdaskah seekor lumba-lumba?

Tahukah kamu? Lumba-lumba dapat mengenali diri mereka sendiri di cermin

Lumba-lumba sering dianggap sebagai salah satu makhluk paling cerdas di alam, dan sering dianggap memiliki kecerdasan seperti manusia atau kera besar. Di kerajaan hewan, kecerdasan tidak ditentukan semata-mata oleh seberapa besar otaknya, melainkan bagaimana ia dibandingkan dengan berat makhluk itu. Kecerdasan lumba-lumba sering dibandingkan dengan manusia atau kera besar, menjadikannya salah satu hewan paling cerdas di alam. Kecerdasan hewan tidak hanya didasarkan pada ukuran otak, tetapi juga pada seberapa besar otak dalam kaitannya dengan massa tubuh organisme.

Dalam sebuah artikel tahun 1973, ahli saraf Harry J. Jerison membahas bagaimana kapasitas otak hewan dapat dikaitkan dengan rasio antara massa tubuh, ukuran otak, dan ukuran yang diprediksi. Melalui serangkaian perhitungan, ia menemukan metode untuk secara tepat menggambarkan rasio antara tubuh dan otak.

Dengan mempertimbangkan hubungan antara ukuran otak dan ukuran tubuh yang diantisipasi, perhitungan ini sekarang dikenal sebagai kutipan ensefalisasi (EQ).

Rasio spesies untuk hewan dengan ukuran yang sama menentukan skor EQ. Misalnya, manusia, dengan skor mulai dari 7,4 hingga 7,8, memiliki EQ tertinggi dari semua primata. Ini menunjukkan bahwa dibandingkan dengan mamalia khas dengan ukuran yang sama, otak manusia 7 hingga 8 kali lebih kuat.

Hal ini memberikan lumba-lumba keunggulan intelektual atas spesies lain, selain otak besar mereka dan arsitektur seluler yang khas. Sel spindel, juga dikenal sebagai neuron von Economo (VEN), adalah sel otak yang canggih. Interoception dan kesadaran sosial, atau kapasitas untuk merasakan apa yang terjadi di dalam tubuh Anda, telah terhubung dengannya. Beberapa peneliti telah berhipotesis bahwa derajat yang berbeda dari kecerdasan umum seseorang mungkin berkorelasi dengan keberadaan jenis neuron tertentu.

Sampai saat ini, diperkirakan hanya manusia dan kera besar yang mengandung sel-sel ini. Namun, neuron gelendong juga ada di berbagai mamalia air, termasuk lumba-lumba.

Selain massa otak lumba-lumba, susunan seluler mereka juga memberi mereka kaki intelektual pada hewan lain. Neuron Von Economo (VEN), juga dikenal sebagai neuron spindel, adalah sel kompleks jauh di dalam otak dan telah dikaitkan dengan membantu kesadaran sosial dan interosepsi – perasaan tentang apa yang terjadi di dalam tubuh Anda. Beberapa ilmuwan berspekulasi bahwa keberadaan jenis neuron ini terkait dengan perbedaan individu dalam kecerdasan umum. 



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak