Blog ini disponsori oleh :

Niagahoster : Bangun websitemu dari sekarang ! Gratis Domain dan SSL, Diskon Sampai 75% 

Operation Market Garden, Penyerbuan Lintas Udara Terbesar Sekutu Terhadap Pertahanan Jerman di Arnhem, Belanda

Pada musim panas 1944, tentara Sekutu bergerak maju melintasi Eropa setelah mundurnya tentara Jerman. Untuk menghindari pertahanan Jerman di sepanjang Garis Siegfried, yang membentang ke selatan dari Belanda ke Swiss.

Garis Siegfried, yang dalam bahasa Jerman dikenal sebagai Westwall, adalah garis pertahanan Jerman yang dibangun pada tahun 1930-an (dimulai tahun 1936) di seberang Garis Maginot Prancis. Garis tersebut membentang lebih dari 630 km (390 mil); dari Kleve di perbatasan dengan Belanda, di sepanjang perbatasan barat Nazi Jerman, hingga kota Weil am Rhein di perbatasan dengan Swiss. Terdapat lebih dari 18.000 bunker, terowongan, dan jebakan tank di sepanjang garis tersebut. 

Operation Market Garden
Garis Siegfried

Field Marshal Montgomery memiliki rencana di mana divisi udara Sekutu akan diturunkan ke Belanda dan mengamankan jembatan strategis di dalam dan sekitar kota Eindhoven, Nijmegen, dan Arnhem.

Jika rencana ini berhasil,maka akan mengamankan jalan melalui Jerman utara ke Ruhr, jantung industri Jerman, dan harapannya akan mempercepat akhir perang. Montgomery juga bermaksud agar Inggris menjadi ujung tombak aksi, bukan saingannya AS.

Operation Market Garden


Operation Market Garden, demikian sebutannya, dimulai pada 17 September 1944. Operasi ini adalah salah satu operasi lintas udara terbesar dalam sejarah, dengan mengirimkan lebih dari 14.000 orang dengan glider dan 20.000 pasukan dengan parasut.

Begitu tiba di darat, para prajurit harus merebut jembatan Rhine untuk membuka jalan bagi divisi lapis baja Sekutu yang akan menyusul. Pada hari itu, jembatan di sekitar Eindhoven dan Nijmegen diambil dan dpertahankan.

Namun, di Arnhem, tujuan paling jauh dari garis depan Sekutu, pasukan terjun payung tidak dapat bertahan selama empat hari sampai tank pendukung dan infanteri tiba.

Sekutu juga melancarkan serangan darat bermaksud agar bisa terhubung dengan cepat dengan pasukan udara mereka. Namun, pasukan Sekutu yang berada di garis depan menghadapi serangan sengit dari infanteri Jerman yang dilengkapi dengan senjata antitank. 

Operation market garden

Pasukan Jerman berhasil menangkis serangan darat pasukan Sekutu, yang menyebabkan mundurnya Sekutu melintasi Rhine. Dalam ungkapan terkenal, Arnhem adalah  “a bridge too far.” 

Akibatnya, pasukan darat Sekutu tidak dapat mencapai Arnhem tepat waktu untuk membantu pasukan terjun payung Inggris dan Polandia.

Pada tanggal 21 September 1944, Jerman membanjiri pasukan terjun payung dan merebut kembali jembatan tersebut.

Bencana di Arnhem berarti bahwa Sekutu gagal mengamankan pijakan di atas Rhine, yang menghilangkan semua harapan untuk mengakhiri perang pada Natal 1944.


Anda diperbolehkan mengutip materi di artikel ini sepanjang memberikan kredit berupa link aktif dan dofollow sebagai pengganti lelah begadang. Terima kasih 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak