Blog ini disponsori oleh :

Niagahoster : Bangun websitemu dari sekarang ! Gratis Domain dan SSL, Diskon Sampai 75% 

10 Alasan Orang Takut Membeli Produk Anda, Segera Lakukan Hal Ini

Penjualan yang bagus menjadi tujuan bagi Anda yang berkecimpung di dunia sales. Anda tentu memiliki keinginan agar omset penjualan selalu meningkat. Agar target penjualan tercapai dan menghasilkan keuntungan berlipat, diperlukan strategi khusus sebagai cara meningkatkan penjualan. 

Namun untuk mencapai itu semua, tidak semudah seperti teorinya. Kadangkala ada kasus di mana customer atau calon pelanggan potensial Anda merasa takut untuk membeli produk Anda. 

Anda perlu mengenali hal-hal yang bisa membuat orang takut atau bahkan tak mau membeli produk Anda. 

Berikut ini merupakan 10 hal yang membuat orang takut membeli produk Anda;

Alasan Orang Takut Membeli


1. Pembawaan Anda

Dalam melakukan presentasi produk atau menawarkan produk, Anda terkesan memaksa, terkesan tidak mempedulikan orang lain, datang di waktu yang tidak tepat. Ingatlah bahwa seorang pelanggan akan memutuskan membeli atau tidak dari impressi pertama  kali bertemu dengan Anda. Jadi ciptakanlah kesan yang baik dan tunjukkan performa terbaik Anda pada first impression ini.  


2. Takut membuat kesalahan

Seringkali penjual hanya menerangkan sisi keunggulan dari sebuah produk, namun di sisi yang lain, menyembunyikan kekurangannya. Tidak ada produk yang 100% sempurna. Anda semestinya menjelaskan juga kekurangan dari produk yang Anda miliki, sekecil apapun.


3. Merasa akan dibohongi

Ketika seseorang pernah mendapatkan pengalaman buruk, ditipu misalnya, maka pengalaman tersebut akan selalu membekas dalam ingatannya. Ia akan cenderung bersikap defensif dan tidak mudah percaya. Anda akan membutuhkan sedikit effort dan kesabaran ketika berhadapan dengan calon pembeli seperti ini. Pelan-pelan tumbuhkan kepercayaan kepada customer tersebut.


4. Akan menambah utang

Jika calon pembeli memiliki mindset takut rugi jika menambah pengeluaran, yang perlu Anda lakukan adalah dengan menjelaskan apa manfaat atau benefit yang akan diperoleh jika membeli produk Anda.  


5. Khawatir kehilangan muka

Jika presentasi kurang simpatik, klien akan malu atau merasa bersalah. Solusi: Jangan menyalahkan pelanggan jika memakai produk lain yang berkualitas kurang bagus. Buat orang merasa penting, berikan empati kepada mereka.


6. Takut ketidaktahuan

Jika produk Anda merupakan sesuatu baru bagi klien, jangan memberi kesan menggurui, merasa Anda lebih pintar daripada dia. Solusi: lakukan teknik consultative selling atau educative selling.


7. Jera pengalaman buruk masa lalu

Klien enggan mengulangi pengalaman buruknya. Solusi: Tangani dengan hati-hati agar pengalaman buruk itu tidak menutup kemungkinan untuk membeli produk Anda.


8. Dihantui prasangka sendiri

Prasangka buruk bisa menutup kesempatan Anda. Jangan memposisikan diri sebagai penjual, berlakulah layaknya seorang teman atau sahabat yang siap mendengarkan dan atau memberikan solusi. 


9. Terpengaruh informasi atau pengalaman orang ketiga

Pengalaman buruk orang ketiga membuat klien mungkin merasa ragu dengan produk Anda. Anda perlu hadir dengan empati, gunakan consultative selling. Misalnya Anda menawarkan produk MLM. Jangan menggunakan istilah presentasi, tetapi katakan Anda mau berkonsultasi apakah produk yang Anda ikuti bagus atau tidak. Tentu dia akan membantu menganalisanya.


10. Takut akan kata-kata Anda

Istilah-istilahnya sangat berbau bisnis atau ilmiah. Solusi: Pilih kata-kata yang tidak menakutkan. Misalnya, harga -diganti total investasi. Uang muka -diganti tanda jadi. Bayar bulanan -diganti cicilan. Perjanjian -diganti formulir.


Baca juga:

Waspada penipuan bisnis online, Ini Tipsnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak