Blog ini disponsori oleh :

Niagahoster : Bangun websitemu dari sekarang ! Gratis Domain dan SSL, Diskon Sampai 75% 

Sejarah Penemuan Velcro oleh George de Mestral– Berawal Dari Duri Tanaman Liar

Sejarah penemuan velcro – Velcro adalah peranti populer untuk mengikat dua sisi kain yang terdiri dari dua permukaan: permukaan pertama terbuat dari kait kecil dan permukaan yang lainnya terdiri dari loop kecil. Saat kedua sisi ditekan bersama, ratusan kait akan menempel pada loop kecil, menghasilkan ikatan kuat yang mudah dilepas dengan menarik permukaan atas, membuat suara serak yang familiar.

Saat ini Velcro digunakan dalam ratusan produk, mulai dari mantel hingga sepatu anak-anak, pengukur tekanan darah hingga perangkat flotasi pesawat.

Penemuan Velcro

Sejarah penemuan velcro
Tanaman Burr, cikal bakal ditemukannya Velcro

Ide penemuan Velcro datang secara tak terduga. Pada tahun 1948, George de Mestral, seorang insinyur Swiss, pergi hiking di hutan dengan anjingnya. Saat dia dan anjing itu pulang ke rumah, terdapat banyak duri tanaman burr yang menempel pada badan mereka selama mereka berjalan.

Tiba-tiba, sebuah ide muncul di benaknya:

Mungkinkah duri tanaman Burr yang menempel pada pakaian dapat digunakan secara komersial sebagai pengikat? De Mestral kemudian mempelajari duri tanaman Burr tersebut di bawah mikroskop. Dia menemukan bahwa pada duri tersebut terdapat kait kecil, yang memungkinkan banyak duri untuk menempel pada pakaian saat dia dan anjingnya lewat.

Kisah penemu velcro
Duri tanaman Burr (Burdock) menempel pada pakaian


Berbekal ide ini, De Mestral menghabiskan delapan tahun berikutnya mengembangkan produk yang disebutnya Velcro, kombinasi dari kata “velvet yang berarti beludru” dan “crochet atau rajut.” Dia memperoleh paten pada teknologi hook-and-loop pada tahun 1955 dan menamai perusahaannya Velcro.

Hanya sedikit orang yang menganggap serius penemuan de Mestral pada awalnya, tetapi penemuan itu berhasil, terutama setelah NASA menggunakan Velcro untuk sejumlah penerbangan dan eksperimen luar angkasa. Pada 1960-an, astronot Apollo menggunakan Velcro untuk mengamankan semua jenis perangkat di kapsul ruang angkasa mereka agar mudah diambil. Mulai tahun 1968, perusahaan sepatu seperti Puma, Adidas, dan Reebok mengintegrasikan tali Velcro ke dalam sepatu anak-anak.


Sebuah wawancara yang dilakukan pada tahun 1984 antara pembawa acara talk show televisi David Letterman dan direktur penjualan industri Velcro AS berakhir dengan Letterman, mengenakan setelan yang terbuat dari Velcro, meluncurkan dirinya dari trampolin dan ke dinding yang dilapisi Velcro, menempel padanya. Aksi yang dipublikasikan secara luas ini semakin menggila, menghasilkan lebih banyak perusahaan yang mengadaptasi Velcro ke dalam produk mereka.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak